Memahami Cara Kerja Asuransi Jiwa Sebelum Membeli

asuransi jiwa

Memahami cara kerja asuransi jiwa merupakan langkah awal yang penting sebelum melakukan pembelian. Dengan mengetahui berbagai jenis asuransi jiwa tersebut, dan mana yang terbaik yang harus dipilih menjadikan hal utama dan hal dasar yang wajib untuk dipahami mengenai asuransi jiwa ini.

Sebelumnya kita tahu asuransi jiwa merupakan sistem kontrak perjanjian antara pemegang polis dengan perusahaan asuransi dimana perusahaan tersebut menjadi penanggung atas tanggungan yang dimiliki pemegang polis tersebut dengan cara membayarkan sejumlah uang jika terjadi resiko kematian terhadap pihak pemegang polis asuransi. Sedangkan pemegang polis wajib membayar sejumlah premi yang nantinya berguna untuk mengganti resiko kematian si pemegang polis.

Sehingga dapat dikatakan asuransi jiwa merupakan salah satu jenis asuransi yang memiliki tujuan untuk menanggung kerugian orang secara finansial yang tidak terduga, dimana disebabkan karena orang tersebut meninggal dunia.

Beberapa Hal Dalam Memilih Asuransi Jiwa

  1. Mengenali Seluruh Jenis Produk Asuransi Jiwa
    Ternyata terdapat beberapa jenis produk asuransi jiwa dimana masing-masing produk memiliki kegunaan dan manfaat yang berbeda-beda tentunya. Sebelumnya kita tahu bahwa asuransi jiwa memiliki tujuan untuk melayani berbagai macam kebutuhan, kemampuan serta daya beli bagi masyarakat. Berikut ini adalah beberapa jenis asuransi jiwa yang bisa kamu pilih sehingga sesuai dengan kemampuan kamu sendiri.
    • Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)
      Asuransi jiwa ini berfungsi untuk memberikan perlindungan kepada tertanggung dalam jangka waktu tertentu, yaitu dengan penawaran kontrak mencapai 20 tahun dengan premi yang tetap terhitung dan juga murah. Asuransi jiwa berjangka cocok untuk kamu yang mengutamakan masa depan keluarga seperti pendidikan anak. Hal ini tergolong jenis asuransi jiwa yang memiliki kebutuhan biaya asuransi besar tapi kemampuan keuangan yang dimiliki oleh tertanggung terbatas.

      Keuntungan dari asuransi jiwa berjangka ini adalah:

      • Bebas dalam menentukan besarnya biaya premi sesuai dengan kemampuan tertanggung.
      • Uang pertanggungan yang diperoleh oleh tertanggung atau pemegang polis cukup besar yaitu bisa mencapai miliaran rupiah.

      Kekurangan dari asuransi jiwa berjangka ini adalah:

      • Jika tidak mengalami masalah kesehatan maupun meninggal dunia hingga masa kontrak selesai, maka uang premi yang sudah dibayarkan akan hilang atau hangus begitu kontrak selesai.
    • Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)
      Asuransi jiwa seumur hidup bertujuan untuk memberikan perlindungan hingga mencapai 100 tahun. Asuransi jiwa ini biasanya diperuntukan bagi kamu yang tidak memiliki tanggungan namun ingin memanfaatkan yang lebih dari sekedar santunan kematian. Misalnya menginginkan perlindungan atau tabungan untuk kebutuhan darurat seperti membayar biaya tagihan rumah sakit dan semacamnya.

      Keuntungan membeli asuransi jiwa seumur hidup adalah:

      • Pemegang polis akan mendapatkan nilai tunai dari premi yang telah dibayarkan.
      • Pemegang polis bisa menggunakan nilai tunai dari premi tersebut yang sudah dibayar untuk membayar premi selanjutnya, jika tidak dapat membayar asuransi premi secara berkala.
      • Premi asuransi tidak akan hangus jika tidak ada klaim.
      • Seluruh uang pertanggungan akan diberikan kepada pemegang polis jika kontrak sudah berakhir.

      Kekurangan membeli asuransi jiwa seumur hidup adalah:

      • Biaya premi asuransi nya lebih besar bahkan bisa dua kali lipat lebih besar dari premi asuransi jiwa berjangka. Hal ini dikarenakan angka harapan hidup masyarakatnya hanya 70 tahun untuk perempuan dan 65 tahun untuk laki-laki sehingga klaim asuransi sebelum masa proteksi berakhir akan lebih tinggi.
      • Nilai tunai dari premi keseluruhan tidak terlalu besar, hal ini dikarenakan bunga asuransi hanya sebesar 4% per tahun, bahkan belum di potong pajak.
    • Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)
      Asuransi jiwa dwiguna memiliki dua manfaat sekaligus yaitu sebagai asuransi jiwa berjangka dan sebagai tabungan. Dalam hal ini pemegang polis akan memperoleh nilai tunai dari premi asuransi yang sudah dibayarkan berupa uang pertanggungan, jika pemegang polis tersebut meninggal dalam periode tertentu sesuai dengan kebijakan polis asuransi yang telah ditentukan maka juga akan dapat menarik polis asuransi dalam waktu sebelum masa kontrak tersebut berakhir. Asuransi jenis ini biasanya lebih cocok bagi yang ingin memastikan ketersediaan dana pendidikan anak, untuk dana masa depan, bahkan dana pensiun.

      Keuntungan membeli asuransi jiwa dwiguna adalah:

      • Pemegang polis bisa mengklaim asuransi jiwa sebelum masa kontrak berakhir. Namun penarikan dana yang dilakukan hanya bisa sekali dalam jangka waktu beberapa tahun sesuai perjanjian.
      • Pemegang polis atau tertanggung akan mendapatkan seluruh uang pertanggungan, jika masih hidup saat jangka waktu berakhir.

      Kekurangan asuransi jiwa dwiguna adalah:

      • Biaya premi yang cukup besar yaitu mencapai jutaan rupiah per bulan. Karena asuransi ini menggabungkan sistem manfaat asuransi jiwa berjangka dengan asuransi jiwa seumur hidup.
    • Asuransi Jiwa Unit Link
      Asuransi jiwa unit link merupakan salah satu jenis asuransi jiwa yang paling populer dan paling sering dipakai. Asuransi ini merupakan gabungan dari manfaat asuransi investasi, sehingga menjadi paling sering ditawarkan oleh pihak agen asuransi. Dalam hal ini asuransi jiwa yang cocok bagi kamu yang berinvestasi dan ingin memastikan mendapat manfaat perlindungan dari kematian.

      Keuntungan membeli asuransi jiwa unit link adalah:

      • Pemegang polis tidak hanya mendapat jaminan perlindungan melainkan juga mendapat imbalan hasil investasi dengan bunga yang tinggi di setiap tahun.

      Kekurangan membeli asuransi jiwa unit link adalah:

      • Timbal balik dari investasi tidak terlalu signifikan jika dibandingkan dengan investasi murni.
      • Jika investasi gagal atau hanya menghasilkan keuntungan yang kecil, uang pertanggungan yang akan diperoleh tergolong rendah.
  2. Cari Tahu Besar Uang Pertanggungan
    Uang pertanggungan berkaitan dengan premi yang dibayarkan setiap bulan, jika biaya premi yang di bayarkan sangat tinggi , maka uang pertanggungan yang didapatkan juga tinggi.
  3. Besarnya Kemampuan Finansial
    Setiap orang yang memiliki rumah tangga dengan tujuan memiliki asuransi jiwa, harus menghitung kemampuan finansial terlebih dahulu. Biaya premi memang harus dikeluarkan secara berkala seperti bulanan atau tahunan. Untuk menentukan besar kemampuan finansial yang kita miliki sesuaikan biaya premi dengan kemampuan atau penghasilan, misalkan total penghasilan kamu dengan pasangan mencapai Rp 20 juta maka bisa membeli asuransi dengan biaya premi Rp 2 juta.

cara kerja asuransi jiwa

Cara Kerja Asuransi Jiwa Unit Link

Berikut ini adalah cara kerja dari salah satu jenis asuransi jiwa unit link yang paling banyak di beli oleh para peserta asuransi:

  • Pertama kamu akan membayar biaya premi dan masuk ke instrumen investasi yang akan dipilih. Sebelum menghasilkan nilai tunai polis, premi tersebut akan dipotong pajak untuk membayar beberapa biaya tambahan seperti biaya akuisisi di tahun awal. Jadi besar premi yang masuk sebagai investasi tersebut adalah biaya yang dibayarkan ke perusahaan asuransi yang telah kamu pilih.
  • Nilai Polis merupakan hasil dari investasi adalah yang digunakan untuk membayar biaya asuransi tersebut termasuk biaya asuransi tambahan dan biaya administrasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa proteksi asuransi ini dibayar dari hasil investasi.
  • Ada dua cara pemotongan biaya di unit link, pertama premi langsung dipotong untuk biaya akuisisi. Kedua, nilai suatu investasi dipotong secara untuk membayar asuransi, dan hal itu dilakukan secara rutin.
  • Sisa dari pembayaran dari semua biaya tersebut atau sebut saja nilai polis atau nilai tunai dari premi bisa di ambil oleh pemegang polis. Nilai ini bisa dicairkan untuk dana pendidikan, dana masa depan atau dana pensiun.
  • Proteksi asuransi akan tetap berperan aktif selama nilai polis cukup untuk membayar biaya. Jika nilai polis tidak cukup otomatis proteksi asuransi akan berhenti atau sebut saja polis lapse. Sebelum terjadi hal itu perusahaan asuransi akan meminta pemilik polis melakukan penambahan dana, sehingga akan dikenakan lagi biaya.
  • Nilai Polis menjadi titik penting dalam unit link. Sehingga pemilik polis harus memahami berapa jumlah dana yang masuk dari pembayaran premi dasar, kemudian cara kinerja return investasi yang dipengaruhi instrumen yang dipilih seperti saham, obligasi atau deposito, serta kemampuan manajer investasi mengelola dana.
  • Di unit link tidak ada jaminan return atau hasil investasi.

Begitulah cara kerja asuransi jiwa di unit link. Pastinya cara kerja di setiap jenis asuransi akan berbeda, namun tidak menutup kemungkinan sebagian besar hanya sedikit perbedaan. Maka bagi kamu yang pemula sebaik-baiknya memilah dan memilih terlebih dahulu jenis asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kamu.

Artikel Terbaru
Back to Top
This page needs javascript enabled !