Klasifikasi Kriteria Usia Untuk Membeli Asuransi Jiwa Yang Tepat

Usia Untuk Membeli Asuransi Jiwa Yang Tepat

Setiap orang pasti memiliki jalan kehidupan masing-masing yang belum tahu bagaimana akhirnya, maka dari itu kita harus mempersiapkan diri untuk semua kemungkinan dengan melihat beberapa kriteria usia untuk membeli asuransi jiwa yang tepat dalam melindungi orang-orang tercinta di kehidupan kita dengan dukungan keuangan yang baik.

Asuransi jiwa merupakan sistem bisnis yang bertanggung jawab atas penggantian kerugian finansial karena terjadinya risiko seperti tidak bisa produktif, cacat seumur hidup atau bahkan kematian dalam mencakup jiwa seseorang yang bertujuan untuk melindungi individu atau keluarga dalam segi keuangan.

Tak sedikit orang yang beranggapan memiliki asuransi jiwa bukan hal yang terlalu penting, namun pada kenyataannya sebuah asuransi jiwa akan sangat membantu dalam kehidupan. Dengan memiliki asuransi jiwa yang tepat, kamu akan lebih nyaman dan tenang karena terasa mempunyai perlindungan. Jadi, juga keuangan keluarga dapat stabil meskipun pencari nafkah utama telah tidak bisa produktif lagi dalam bekerja.

Kriteria Usia Untuk Membeli Asuransi Jiwa yang Tepat

Sebagai seorang yang masih awam mungkin belum terlalu mengenal bagaimana itu asuransi jiwa, kapan harus memulai daftar asuransi jiwa, atau kapan sebaiknya dan waktu yang tepat untuk memiliki asuransi jiwa tersebut. Di usia berapa kita harus memiliki asuransi jiwa karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi dengan kita nantinya atau kapan kita meninggal. Kita tahu bahwa kematian adalah rahasia Tuhan Yang Maha Esa, tapi dengan adanya asuransi jiwa ini dapat membantu rencana hidup untuk orang-orang yang kita sayang nantinya meskipun kita sudah tak ada. Dan berikut ini adalah beberapa usia yang tepat untuk membeli asuransi jiwa:

Asuransi Jiwa

  1. Usia 20 Tahunan

    Saat seseorang menginjak usia 20 tahunan, banyak yang berpikiran mungkin terbilang masih muda dan sehat. Tetapi tak sedikit juga saat usia tersebut sudah memiliki beberapa tanggung jawab keuangan yang cukup serius. Misalnya saat-saat dimana memasuki masa kuliah, bayar kos atau kontrakan, memiliki pinjaman, atau bahkan memiliki rencana untuk kendaraan pribadi. Atau mungkin di saat sudah mulai memperoleh pendapatan setelah lulus kuliah, akan ditanggung kan untuk mulai timbal balik kepada kedua orang tua yang sudah akan mulai pensiun. Hal ini artinya orang tersebut memiliki seseorang yang bergantung hidup, dan saat itulah waktu yang tepat untuk memiliki asuransi jiwa.

    Alasan membeli asuransi jiwa di usia muda yaitu untuk melindungi keluarga kita secara finansial. Selain itu juga pada saat usia muda harga asuransi jauh lebih terjangkau. Premi asuransi jiwa biasanya berupa biaya bulanan atau tahunan tergantung pada usianya, jenis kelamin, riwayat kesehatan, kondisi kesehatan dan gaya hidup. Dalam kondisi ini jika kamu orang berusia 20 tahunan dengan risiko kesehatan yang rentan, maka biaya premi asuransi nya pun akan lebih rendah.

    Terdapat dua jenis asuransi jiwa yang bisa menjadi pilihan kamu di usia ini, yaitu asuransi jiwa berjangka dan asuransi jiwa permanen. Setiap asuransi jiwa yang kamu pilih akan mendapat kepastian tanggungan yang meringankan keluarga atas segala risiko yang mungkin terjadi dalam hidup.

  2. Usia 30 – 40 Tahunan

    Seiring bertambahnya usia, ketika kamu mencapai umur 30 hingga 40 tahun situasi keuangan pun kemungkinan besar akan mengalami perubahan. Misalnya yang sudah memiliki buah hati perlu di urus dan dibesarkan pastinya, melunasi biaya kredit rumah atau kontrakan mungkin, melunasi kredit mobil atau kendaraan jenis lainnya, dan biaya-biaya hidup lainnya. Dalam hal ini membeli asuransi jiwa adalah waktu yang tepat untuk dijadikan solusi. Dengan begitu juga sebaiknya membeli asuransi jiwa dengan semampu kita perlu di utamakan.

    Tak terkecuali bagi orang yang bahkan sudah memiliki asuransi jiwa, waktu usia ini adalah hal yang tepat untuk mengubah polis menjadi asuransi jiwa Whole Life. Karena asuransi jiwa ini mampu menawarkan perlindungan asuransi hingga usia mencapai lebih dari 100 tahun, meskipun biaya prim asuransi nya sedikit lebih mahal.

    Kebanyakan orang di usia 30 hingga 40 sudah memiliki pekerjaan tetap dengan memperoleh asuransi jiwa dari perusahaannya bekerja. Asuransi jiwa yang diberikan oleh tempat kerja sebenarnya lebih cocok dianggap sebagai polis tambahan, karena perusahaan bersifat sementara. Maksudnya bisa saja perusahaan sewaktu-waktu melakukan pengurangan tenaga kerja atau PHK, hal ini membuat orang tersebut akan kehilangan pekerjaannya dan secara otomatis asuransi jiwa untuk perlindungan pun akan ikut hilang. Maka itu tak menutup kemungkinan untuk kamu memiliki asuransi jiwa pribadi, sehingga kamu masih akan memiliki rasa aman dan tenang dalam hidup terlepas dari hal buruk yang mungkin saja terjadi pada karir kamu.

  3. Usia 50 Tahun Ke Atas
    Beberapa perusahaan asuransi jiwa biasanya memiliki kebijakan dengan batasan usia berkisar antara 50 hingga 80 tahunan. Untuk itu sedikit agak sulit untuk mendapatkan perusahaan asuransi jiwa dalam usia menginjak 50 tahun ke atas. Namun juga tak sedikit ada yang memiliki fasilitas dengan usia tersebut. Pada saat seseorang telah mencapai usia paruh baya memungkinkan sedang memperhatikannya rencana pensiun atau penyelesaian kredit rumah. Sehingga dalam artian dalam rentang usia ini sedang membutuhkan lebih banyak stabilitas keuangan dan perlindungan finansial pastinya.

    Dalam hal ini asuransi jiwa pertama yang diperuntukan bagi manusia lanjut usia yaitu usia antara 55 hingga 80 tahun adalah Cigna Second Life. Para pembeli asuransi jiwa pada usia tersebut akan dijamin diterima tanpa pemeriksaan kesehatan. Bagi peserta pria biaya premi di perusahaan ini dipatok dengan harga mulai dari Rp 300.268 per bulan, sedangkan bagi peserta wanita dengan harga mulai dari Rp 219.831 per bulannya. Perusahaan ini juga memiliki uang pertanggungan mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 150 juta.

    Itulah beberapa klasifikasi usia yang tepat untuk membeli asuransi jiwa, dimana hal ini memang menjadi salah satu hal yang lumayan penting bagi kehidupan manusia. Meskipun tak sedikit orang yang menganggap hal ini sepele, tapi pada kenyataannya asuransi jiwa memiliki manfaat dan kelebihan tertentu sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para peserta asuransi untuk melindungi hal-hal berharga dalam hidupnya. Beberapa poin manfaat asuransi jiwa yang perlu kamu ketahui adalah:

    • Sebagai investasi atau tabungan yang bisa di klaim selama pertanggungan polis tidak dipakai
    • Memberi ketenangan hati dan pikiran karena hal-hal ataupun orang-orang berharga yang memiliki perlindungan
    • Membantu untuk mengatur stabilisasi keuangan
    • Secara tidak langsung menjadikan kamu untuk menyediakan dana cadangan
    • Meminimalisir terjadinya kerugian khususnya secara finansial.

Jadi dapat disimpulkan bahwa asuransi jiwa menjadi salah satu faktor penting dalam kehidupan manusia apalagi bagi orang yang sudah memiliki tanggung jawab tertentu. Dengan kata lain berapapun usia kamu, asuransi jiwa memiliki peran penting di setiap jenjang kehidupan. Karena tak ada yang lebih berharga selain kesehatan dan keluarga, sehingga jangan menyia-nyiakan sebuah kesempatan atau waktu hidup kamu dalam usia untuk membeli asuransi jiwa yang tepat.

Artikel Terbaru
Back to Top
This page needs javascript enabled !